Aku Cemburu

5:00 PM
Doh hari ini dibuat begitu cemburu oleh seorang akhwat. Rasa cemburu yang muncul tiba tiba ini terngiang lalu seakan enggan beranjak dari fikiran. Sebagaimana rasa cemburu umumnya, cemburu yang satu ini juga lahir dari kecintaan (amiiin semoga Allah merahmati) dan tentu juga melahirkan gelora yang dahsyat pada akhirnya.

Ini berawal “mungkin” dari seorang akhwat. Yah memang belum pasti, tapi kira-kira ia adalah seorang akhwat karena rasanya agak muskil kalau pemilik suara yang semacam itu adalah seorang ikhwan (^_^). Serangkai kata kata melukiskan kondisi jiwa yang sarat nilai dan ketinggian makna. Dan dari kata kata itulah kecemburuan ini tumbuh.


Saya tidak mengetahui nama beliau terlebih lagi melihat wajahnya, namun mungkin masih dapat mengenali lewat suaranya sebab kata katanya memang sulit dilupakan. Singkat dan padat, kira kira isinya seperti ini :

Bahkan sujudpun tak akan memuaskan keinginan untuk menghaturkan sembah yang begitu dalam kepada Robb Semesta Cipta sebagai wujud syukur atas limpahan nikmat yang tercurah yang tak terhitung jumlahnya

Jadi ingat Dian Sastro hehehe, dubrak. Bukan apa apa, tapi memang kata-kata di atas begitu mirip dengan sesajak yang dibawakan oleh artis tersebut dalam sebuah lagu nasyid berjudul Alhamdulillah.

Sungguh kata kata yang luar biasa membuat saya terkagum kagum dan akhirnya cemburu kepada siapapun yang mengucapkannya. Serangkai ungkapan rasa hati di atas adalah perwujudan dari pengenalan seseorang terhadap Robb dan dirinya sendiri. Mungkin sebagian dari kita pernah merasakan hal yang sama dimana kita berada pada kondisi kesadaran penuh akan begitu kerdilnya diri kita di hadapan-Nya, begitu sombongnya kita terhadap segala kebesaran-Nya, serta sangat kecilnya segala amal kita dibanding limpahan rahmat-Nya. Begitu nikmat, sebuah perasaan yang benar benar menenangkan dan mampu mewujudkan ghiroh (kecemburuan) yang dalam, yang berujung pada pengejawantahan segala seruan-Nya.

Seandainya kita dapat lebih sering saling mengingatkan akan semua itu pastilah hati ini semakin tenang (^_^). Yups semoga saja tulisan ini juga biasa jadi pengingat bagi saya pribadi dan para pembaca tentunya.

Read On 2 comments

Wardah nan indah

10:04 AM
Wardah adalah kata yang spesial. Setiap kali mendengarnya mungkin kita akan segera saja membayangkan keindahannya, kelopaknya yang tersusun rapi, warna merahnya yang begitu menarik bahkan harumnya yang sungguh mempesona. Wardah adalah kata yang berasal bahasa arab. Lebih dari itu adalah salah satu kata dalam bahasa paling mulia, bahasa Al Quran yang berarti mawar. Bukan sembarang mawar melainkan mawar merah yang spesial. Dan jadi sangat berarti bagi siapapun yang ditakdirkan memiliki nama seindah ini. Seperti salah satu manager LSK sekarang :)


Pada sisi yang agak jauh berbeda, cukup banyak orang yang mengartikan mawar merah sebagai lambang cinta. Sebagian besar penyebabnya tentu terkait dengan riwayat aneh kematian pendeta Valentine yang menurut saya sangat jauh dari kemuliaan. Yang lalu menjadi menyedihkan ketika cinta yang dimaksud bukanlah cinta mulia yang telah diajarkan oleh Rosululloh melainkan cinta jenis lain yang bertolak belakang.

Dengan mengesampingkan makna cinta yang tak jelas itu mari kita tilik lebih dalam perihal arti kata spesial ini. Bagi anda yang sangat senang dengan Al Quran mungkin sudah bisa menebak tentang wardah yang saya maksud. Jika saya tidak salah kata ini hanya satu kali disebut dalam Al Quran. Dalam sebuah surah yang penuh cinta dan air mata. Surah yang membuat tangis tersedu dan membuat cinta dapat begitu menggebu. Kata wardah disini sungguh menarik karena juga berkaitan erat dengan fisika. Sebuah penggambaran tak terbantahkan bersifat sangat fisik dan gamblang.

#sŒÎ*sù ÏM¤)t±S$# âä!$yJ¡¡9$# ôMtR%s3sù ZoyŠöur Èb$ydÏd9$$x.

Maka apabila langit Telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.


Kata wardah disini digunakan sebagai penggambaran untuk kejadian luar biasa yang kelak pasti akan terjadi. Kejadian yang merenggut apa saja yang bernyawa lalu hanya menyisakan Robb segala sesuatu yang tak terikat akan semua itu. Penggambaran yang terbukti secara ilmiah ini pastilah akan mampu membuat setiap hati merasakan kebesaran Robbnya. Tak terkecuali hati yang tak berTuhan sekalipun apabila hati itu masih hidup. Dan kemudian anda akan menangis jika terus melanjutkan membaca ayat ayat berikutnya.

Demikianlah kata wardah telah mengabarkan kepada kita tentang begitu apiknya akhir masa kelak. Berita tentang kiamat ini benar benar telah membuat hati hati kita semakin takut dan harap. Peringatan yang disampaikan dengan elegan namun tanpa mengurangi sedikitpun substansinya. Maka akan menjadi sebuah pengingat yang baik bagi kita kepada pentingnya waktu dan dahsyatnya hari dimana tidak ada pertanyaan perihal dosa dosa.

(Tuhan) yang Maha pemurah,
Yang Telah mengajarkan Al Quran.
Dia menciptakan manusia.
Mengajarnya pandai berbicara.
Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.
Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada nya.
Dan Allah Telah meninggikan langit dan dia meletakkan neraca (keadilan).
Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.
Dan Tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
Dan Allah Telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya).
Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.
Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
Dan dia menciptakan jin dari nyala api.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya Kemudian bertemu,
Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dan kepunyaanNya lah bahtera-bahtera yang Tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadanya. setiap waktu dia dalam kesibukan.
Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?
Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu Hai manusia dan jin.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, Maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga Maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Maka apabila langit Telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Inilah neraka Jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.
Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air mendidih yang memuncak panasnya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua syurga.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,
Kedua syurga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang mengalir
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam kedua syurga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. dan buah-buahan di kedua syurga itu dapat (dipetik) dari dekat.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dan selain dari dua syurga itu ada dua syurga lagi
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Kedua syurga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang memancar.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang baik- baik lagi cantik-cantik.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Maha Agung nama Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan karunia.

Read On 3 comments

Tinggalkan Pesanmu

Followers


The Fellowship of Blog

Recent Posts

Recent Comments