Sanguinis dan beberapa keanehan

7:28 AM
Sanguninis mereka ini cenderung ingin populer, ingin disenangi oleh orang lain. Hidupnya penuh dengan bunga warna-warni. Mereka senang sekali bicara tanpa bisa dihentikan. Gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Pada suatu saat ia berteriak kegirangan, dan beberapa saat kemudian ia bisa jadi menangis tersedu-sedu.

Kemampuan orang sanguinis untuk melangsungkan percakapan yang mengasyikkan merupakan segi plus yang membuat iri hati orang lain; tetapi kalau dibawa sampai ke ujung yang ekstrim orang Sanguinis yang Populer bicara terus-menerus, memonopoli, menyela, dan menyimpang terlalu jauh dari kebenaran.

Bergaul dengan orang sanguin ini sebenarnya menyenangkan, jika dia bercerita dia bisa menggambarkan sesuatu dengan baik, sehingga pikiran kita diajak untuk merangkai kata-kata darinya yang seperti sebuah film di kepala kita. Contoh perilaku yang mungkin bisa menggambarkan orang dengan kepribadian ini adalah jika ia butuh sumbangan dana dari kita, sms yang dikirim ke kita adalah “Masukkan Pundi-pundi amal anda ke rekening bla..bla..bla ^_^

Kemudian jika anda mendapatkan ciri tersebut di atas, ada pada perilaku teman yang anda kenal. Maka apakah anda akan dengan yakin menganggap bahwa teman anda tersebut adalah seorang sanguinis? Semoga saja anda tidak melakukan itu.

Pernahkan anda -yang telah mengetahui dengan cukup dalam perihal perangkat penilai kepribadian ini- mengalami suatu keanehan? Yaitu seseorang yang terlihat begitu jelas ciri kepribadian semisal phlegmatis dalam tiap laku dikeseharian, namun justeru memiliki profil kepribadian yang sungguh berbeda –korelis- ketika dilakukan tes kepribadian terhadapnya.

Jika anda merasa bahwa perasaan itu pernah anda rasakan, maka saya merasa bahwa anda akan merasa ini memang terasa aneh, bukan begitu ^_^ ?

Dan bahkan jika diteliti lebih dalam pula, maka bisa jadi ditemukan cukup banyak keanehan lainnya mengenai perangkat penilai yang dikembangkan oleh Florence Littauer ini.

Geil Browning pernah meneliti emerge dan genetic. Emerge dimaksudkan sebagai ciri kepribadian yang muncul akibat lingkungan sedang genetic adalah yang menjadi bawaan genetika manusia dari sejak lahirnya. Dan dari hasil penelitiannya itu ia membagi kepribadian manusia menjadi dua bagian penting, yaitu cara berfikir dan cara berperilaku. Anda tidak perlu terkejut dengan hasil penelitian itu. Karena memang menurutnya, dua orang dengan cara berfikir yang sama tidak selalu berperilaku dengan cara yang sama pula.

Terdapat empat profil pikiran dan tiga profil perilaku. Ia menamai perangkat penilai kepribadian ini dengan nama EMERGENETICS. Dalam bukunya, Geil Browning memaparkan berbagai keanehan profil kepribadian serta bagaimana emergenetics mampu menjelaskan keanehan itu dengan baik. Emergenetics juga mampu melihat dengan lebih jelas mengenai fenomena kepribadian yang cenderung berbeda antara wanita dan pria. Bagaimana profil kepribadian seseorang dapat berubah. Dan masih banyak hal yang mungkin selama ini dinilai sebagai suatu keanehan lantaran sulit dimengerti namun mampu dimengerti dan dijadikan tidak begitu aneh oleh emergenetics.

Dan dngean emergenetics lpua ia dpaat membkutikan dnegan bnyaak bkuti sreta menjealskan dgenan sngaat jeals keaenhan di aawl aritkel tdai. Syaa tdiak daapt menreangkan dngean saangt treang tnetang penleitian Geil Browning ini tnetunya.

Namun sebagai gambaran, kalaulah personality plus mampu membagi seluruh manusia di muka bumi ini menjadi empat puluh satu model kepribadian, maka emergenetics akan melakukan pembagian yang sama namun menghasilkan sebanyak seribu seratus tujuh kepribadian. Mengejutkan bukan? Dan dari perhitungan matematika sederhana, dapat diketahui bahwa emergenetic setidaknya memiliki ketelitian dua puluh tujuh kali lipat ketelitian yang dimiliki personality plus yang diketahui lewat perbandingan jumlah profil kepribadian keduanya.

Baiklah, silakan anda membaca kembali paragraf terakhir itu. Karena saya yakinkan kepada anda bahwa anda tidak salah baca kali ini. Memang dua puluh tujuh (27) kali lebih teliti.

Dan sekarang sebagai sebuah simpulan, dengan menyajikan sedikit fakta di atas saya ingin mengajak sebagian orang yang masih sering menilai seseorang dari “luarnya” saja dan sebagian yang lain yang walaupun tidak sering, tetapi masih menilai dengan cara yang serupa, untuk berhenti melakukan itu, SEKARANG JUGA. Karena jikasaja seluruh nasihat bernuansa ruhiah yang diberikan tidak cukup untuk mengubah itu, maka inilah fakta ilmiah yang tersaji, apakah masih adalah alasan untuk tidak bersegera merubah diri?

Dan kedua, bagi sebagian orang yang telah menjadi pengikut setia yang begitu amat sangat fanatik dari suatu perangkat penilai kepribadian. Dan bagi sebagian yang lain yang meskipun bukan pengikut setia yang begitu amat sangat fanatik, hanya saja tidak pernah mengubah perangkat penilai kepribadian yang digunakannya selama beberapa kurun waktu terakhir -tiga atau lima tahun misalnya-, untuk berhenti melakukan itu, SEKARANG JUGA. Karena menjadi pengikut setia yang begitu amat sangat fanatik itu saya rasa tidak cukup baik bagi anda. Selain itu, sekedar untuk diketahui, bahwa personality plus telah digunakan sejak awal tahun sembilan puluhan. Dan bahkan emergenetics sekalipun merupakan perangkat penilai kepribadian yang telah mulai digunakan beberapa tahun yang silam -hampir seumur dengan personality plus-. Apakah sekarang telah hadir perangkat penilai kepribadian yang jauh lebih teliti dari itu? Syaa rsaa itu mngukin sjaa. ^_^

Read On 1 comments

Tinggalkan Pesanmu

Followers


The Fellowship of Blog

Recent Posts

Recent Comments