Sanguinis dan beberapa keanehan

7:28 AM
Sanguninis mereka ini cenderung ingin populer, ingin disenangi oleh orang lain. Hidupnya penuh dengan bunga warna-warni. Mereka senang sekali bicara tanpa bisa dihentikan. Gejolak emosinya bergelombang dan transparan. Pada suatu saat ia berteriak kegirangan, dan beberapa saat kemudian ia bisa jadi menangis tersedu-sedu.

Kemampuan orang sanguinis untuk melangsungkan percakapan yang mengasyikkan merupakan segi plus yang membuat iri hati orang lain; tetapi kalau dibawa sampai ke ujung yang ekstrim orang Sanguinis yang Populer bicara terus-menerus, memonopoli, menyela, dan menyimpang terlalu jauh dari kebenaran.

Bergaul dengan orang sanguin ini sebenarnya menyenangkan, jika dia bercerita dia bisa menggambarkan sesuatu dengan baik, sehingga pikiran kita diajak untuk merangkai kata-kata darinya yang seperti sebuah film di kepala kita. Contoh perilaku yang mungkin bisa menggambarkan orang dengan kepribadian ini adalah jika ia butuh sumbangan dana dari kita, sms yang dikirim ke kita adalah “Masukkan Pundi-pundi amal anda ke rekening bla..bla..bla ^_^

Kemudian jika anda mendapatkan ciri tersebut di atas, ada pada perilaku teman yang anda kenal. Maka apakah anda akan dengan yakin menganggap bahwa teman anda tersebut adalah seorang sanguinis? Semoga saja anda tidak melakukan itu.

Pernahkan anda -yang telah mengetahui dengan cukup dalam perihal perangkat penilai kepribadian ini- mengalami suatu keanehan? Yaitu seseorang yang terlihat begitu jelas ciri kepribadian semisal phlegmatis dalam tiap laku dikeseharian, namun justeru memiliki profil kepribadian yang sungguh berbeda –korelis- ketika dilakukan tes kepribadian terhadapnya.

Jika anda merasa bahwa perasaan itu pernah anda rasakan, maka saya merasa bahwa anda akan merasa ini memang terasa aneh, bukan begitu ^_^ ?

Dan bahkan jika diteliti lebih dalam pula, maka bisa jadi ditemukan cukup banyak keanehan lainnya mengenai perangkat penilai yang dikembangkan oleh Florence Littauer ini.

Geil Browning pernah meneliti emerge dan genetic. Emerge dimaksudkan sebagai ciri kepribadian yang muncul akibat lingkungan sedang genetic adalah yang menjadi bawaan genetika manusia dari sejak lahirnya. Dan dari hasil penelitiannya itu ia membagi kepribadian manusia menjadi dua bagian penting, yaitu cara berfikir dan cara berperilaku. Anda tidak perlu terkejut dengan hasil penelitian itu. Karena memang menurutnya, dua orang dengan cara berfikir yang sama tidak selalu berperilaku dengan cara yang sama pula.

Terdapat empat profil pikiran dan tiga profil perilaku. Ia menamai perangkat penilai kepribadian ini dengan nama EMERGENETICS. Dalam bukunya, Geil Browning memaparkan berbagai keanehan profil kepribadian serta bagaimana emergenetics mampu menjelaskan keanehan itu dengan baik. Emergenetics juga mampu melihat dengan lebih jelas mengenai fenomena kepribadian yang cenderung berbeda antara wanita dan pria. Bagaimana profil kepribadian seseorang dapat berubah. Dan masih banyak hal yang mungkin selama ini dinilai sebagai suatu keanehan lantaran sulit dimengerti namun mampu dimengerti dan dijadikan tidak begitu aneh oleh emergenetics.

Dan dngean emergenetics lpua ia dpaat membkutikan dnegan bnyaak bkuti sreta menjealskan dgenan sngaat jeals keaenhan di aawl aritkel tdai. Syaa tdiak daapt menreangkan dngean saangt treang tnetang penleitian Geil Browning ini tnetunya.

Namun sebagai gambaran, kalaulah personality plus mampu membagi seluruh manusia di muka bumi ini menjadi empat puluh satu model kepribadian, maka emergenetics akan melakukan pembagian yang sama namun menghasilkan sebanyak seribu seratus tujuh kepribadian. Mengejutkan bukan? Dan dari perhitungan matematika sederhana, dapat diketahui bahwa emergenetic setidaknya memiliki ketelitian dua puluh tujuh kali lipat ketelitian yang dimiliki personality plus yang diketahui lewat perbandingan jumlah profil kepribadian keduanya.

Baiklah, silakan anda membaca kembali paragraf terakhir itu. Karena saya yakinkan kepada anda bahwa anda tidak salah baca kali ini. Memang dua puluh tujuh (27) kali lebih teliti.

Dan sekarang sebagai sebuah simpulan, dengan menyajikan sedikit fakta di atas saya ingin mengajak sebagian orang yang masih sering menilai seseorang dari “luarnya” saja dan sebagian yang lain yang walaupun tidak sering, tetapi masih menilai dengan cara yang serupa, untuk berhenti melakukan itu, SEKARANG JUGA. Karena jikasaja seluruh nasihat bernuansa ruhiah yang diberikan tidak cukup untuk mengubah itu, maka inilah fakta ilmiah yang tersaji, apakah masih adalah alasan untuk tidak bersegera merubah diri?

Dan kedua, bagi sebagian orang yang telah menjadi pengikut setia yang begitu amat sangat fanatik dari suatu perangkat penilai kepribadian. Dan bagi sebagian yang lain yang meskipun bukan pengikut setia yang begitu amat sangat fanatik, hanya saja tidak pernah mengubah perangkat penilai kepribadian yang digunakannya selama beberapa kurun waktu terakhir -tiga atau lima tahun misalnya-, untuk berhenti melakukan itu, SEKARANG JUGA. Karena menjadi pengikut setia yang begitu amat sangat fanatik itu saya rasa tidak cukup baik bagi anda. Selain itu, sekedar untuk diketahui, bahwa personality plus telah digunakan sejak awal tahun sembilan puluhan. Dan bahkan emergenetics sekalipun merupakan perangkat penilai kepribadian yang telah mulai digunakan beberapa tahun yang silam -hampir seumur dengan personality plus-. Apakah sekarang telah hadir perangkat penilai kepribadian yang jauh lebih teliti dari itu? Syaa rsaa itu mngukin sjaa. ^_^

Read On 1 comments

TARIAN RINTIK ROMANSA PETANG

1:37 AM
genderang angkasa ditabuh gemuruh,
ramai

selimut hari sang rawi sembunyi,
dingin

tetari rintik romansa alam,
cantik

aku girang mereka senang,
kuyup

semuanya sunyi dalam diam,
hening

tertegun menanti,
rahmat turun gemulai,
pentas langit hadir di bumi

(Pontianak ketika hujan, 31 Okt 29)



Read On 4 comments

Mari Bersastra

3:22 AM
Ada apa gerangan dengan situs Kemudian.Com, acapkali mencoba turut berbagi sastra di sana, tetapi tetap saja tidak bisa ^_^

Situs itu telah jadi teman saya melukis panorama hati selama hampir seratus pekan ini. Dulunya jadi wadah karya yang beda warnanya, dan merasa aman ditempatkan di sana. Karena tak semua mampu mensari artinya yang beda warna tadi, hehehe ^_^

Tapi belakangan, setelah wawasan ini sedikit dibukakan oleh Robb Semesta perihal makna bersastra, barulah saya terjaga dari haluan itu. Lewat secoret tulisan ini pula, saya ingin mengajak para pembaca untuk bergiat diri dalam bersastra. Karena -saya rasa- sungguh banyak manfaatnya. Saya coba menghidangkannya lewat sesajak singkat.

Dan sekarang tatkala situs tersebut sedang terganggu, bukankah tak mengapa bila saya berbagi sesajak itu di sini sahaja? Kendati masih berlawang hati karena telah menulis dua puisi sebelum ini, saya mencoba menulis lagi, hanya untuk berbagi. Jadi semoga dapat dipetik ranum buahnya dan diambil sari manisnya.


Buat Apa kita Bersastra?

Jika ada tanya perihal kenapa bersastra
Ilmuku tak jamak beranak
Hanya paham seserpih sahaja

Pujangga dapat menghimpun waktu
Dalam jejalin kata berkesan
Harum semerbak hingga beberapa kurun kedepan
Tak surut manusia meneguk manisnya,
Mengambil sarinya

Ada lagi,

Ajarkanlah sastra kepada anak-anakmu,
karena itu mengubah bocah pelasi menjadi perwira
begitu kata penghulu satria

Dan ada lagi,

Tak usah lupa,
Sastra ilahilah yang menuntun manusia dalam belasan abad dunia
Bukan begitu?

Dan kurasa masih banyak lagi selain itu.

(Baiti - Pontianak, 28 Oktober 2009)
http://www.kemudian.com/users/al-faqir


Read On 0 comments

Bukan Pujangga Jemawa

2:58 AM
Sungguh aku bukanlah pujangga jemawa
Bertahta tetutur
Berselempang sutra sastrawi
Demi sanjungan tuan pemikat puan

Semesta gubahanku sekedar lukisan hati
Palagan isak, berang, bahagia
Lara nan pedar berjalin girang ceria
Menjelmakan tinta selaksa warna dunia

Sungguh bilamana kata telah terjalin
Itu hanyalah aku
Tak coba menyabur durja durjana
Sebab paras jiwa belaka terpentas padamu

Jika saja cita tiada mengena
tak mengapa hina dan cela
sebab itulah adanya aku
namun
Tatkala elok pesonanya
Lalu manis ranum bermakna
Jangan jengah kau petik nikmatilah ia

Karena itu memang untukmu, wahai temanku

kasi komen juga di sini yah ^_^ http://www.kemudian.com/node/237934
Read On 1 comments

Pelatihan CorelDraw X4

4:33 AM
Alhamdulillah akhirnya terlaksana juga pelatihan CorelDraw X4 nan sederhana. Sudah cukup lama sebenarnya menjadi beban fikiran, menggelayut seakan enggan lepas dari benak. Bukannya tidak diusahakan, melainkan memang tidak sedikit halangannya. Sehingga setelah beberapa kali mencoba barulah sekarang Allah mengijinkan kegiatan ini terlaksana.
Jika dikatakan semangat finansial yang melatarbelakangi kegiatan ini, maka dapat dijawab dengan tegas dan dengan diksi yang paling lugas. TIDAK….!


Lalu sebagian teman yang telah mengenal saya sedikit lebih dalam mungkin akan bertanya, kenapa tidak? ^_^ Jika mengikuti naluri FQ (Financial Quotient) memang pelatihan ini dapat dengan mudah di –meminjam istilah blogspot- MONETIZE atau –menggunakan istilah sendiri- DIUANGKAN dalam artian dijadikan sumber pemasukan saya. Tetapi sekali lagi bahwa jika dikatakan semangat finansial yang melatarbelakangi kegiatan ini, maka dapat dijawab dengan tegas dan dengan diksi yang paling lugas. TIDAK….!

Yups, acara ini memang gratis. Tidak dipungut bayaran sedikitpun. Yang mau boleh ikutan asal konfirmasi dulu n bawa perlengkapan sendiri (laptop). ^_^

Jika bukan semangat finansial lalu apa? Yah inilah dia yang namanya berbagi. Bukan karena udah jago bener CorelDraw aw serupa kesombongan. Tapi ini semua berangkat dari keterkejutan saya setelah mengetahui banyaknya rekan rekan yang begitu ingin belajar CorelDraw, namun sayang sepertinya tidak mampu memenuhi keinginan tersebut lantaran beberapa hal, termasuk didalamnya ketiadaan teman yang bersedia mengajari. Lalu dengan berbekal ilmu CorelDraw yang masih cetek ^_^ karena didapat dengan belajar otodidak saya pun memberanikan diri tuk ngadain pelatihan ini.

Selain itu tentu saja kita sudah sama-sama tau kalo, dalam beberapa sumber hukum kita juga terdapat topik yang bicara perihal serupa ini :

Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam al-Kitab, mereka itu dilaknati Allah dan dilaknati (pula) oleh semua (makhluk) yang dapat melaknati," (Al-Baqarah: 159).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., dari Rasulullah saw. bersabda, "Barangsiapa ditanya tentang sebuah ilmu lalu ia menyembunyikannya, niscaya Allah akan mengikat mulutnya dengan tali kekang dari api Neraka pada hari kiamat," (Shahih, HR Abu Dawud [3658], Tirmidzi [2649], Ibnu Majah [261], Ahmad [II/263, 305, 344, 353, 495, 499 dan 508], Ibnu Hibban [95], ath-Thayalisi [2534], Ibnu Abi Syaibah [IX/55], al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah [140] dan al-Hakim [I/101]).

Diriwayatkan dari 'Abdullah bin Umar r.a., bahwa Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa menyembunyikan ilmu, maka Allah akan mengikat mulutnya dengan tali kekang dari api Neraka pada hari Kiamat," (Hasan, HR Ibnu Hibban [96], al-Hakim [I/102], al-Khathib al-Baghdadi dalam Taariikh Baghdaad [V/38-39]).

Ups, hehe mungkin ada yang protes ya ^_^

Emang sih ada ulama yaitu Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali, dalam kitabnya Al-Manaahisy Syar'iyyah fii Shahiihis Sunnah an-Nabawiyyah pernah menjelaskan lewat kutipannya sebagai berikut :

Imam al-Baghawi menukil perkataan al-Khaththabi dalam Syarhus Sunnah (I/302) sebagai berikut, "Ilmu yang tidak boleh disembunyikan adalah ilmu yang harus diajarkan kepada orang lain dan hukumnya fardhu 'ain. Misalnya orang kafir yang ingin memeluk Islam lalu berkata, 'Ajarilah aku apa itu Islam?' Contoh lain, orang yang baru saja masuk Islam dan belum dapat mengerjakan shalat dengan baik, sementara waktu shalat sudah tiba, lalu ia berkata: 'Ajarilah aku cara mengerjakan shalat.' Misal lainnya, orang yang datang meminta fatwa tentang halal atau haram, ia berkata: 'Berilah aku fatwa, bimbinglah aku.' Maka dalam perkara-perkara seperti itu janganlah menahan jawaban. Barangsiapa menahan jawaban, maka ia telah berdosa dan berhak mendapat ancaman tersebut. Namun tidak demikian halnya jika ilmu yang ditanyakan itu adalah ilmu yang tidak wajib dan tidak mesti diketahui oleh orang lain, wallahu a'lam."

Tetapi saya pribadi tetap saja agak merinding jika ngebayangin kalo nantinya ilmu ilmu itu – walaupun seperti Corel aw Photoshop- bakal dipertanggungjawabkan di hari akhir. Dan ketika waktu itu telah tiba, saya ternyata blum memanfatkan ilmu yang diberikan oleh yang Maha Mengetahui itu secara maksimal dan bahkan belum menyebarkannya kepada siapapun. Duh kebayangkan, bisa bisa langsung dapat tiket gratis ke You Know What. Naudzubillahi min dzalik

Nah dalam rangka itu pulalah perhelatan ini digelar (dubrak, hiperbola)

Pelatihan CorelDraw terlaksana juga atas kerjasama yang baik dari Sang Bintang School yang telah mensupport perlengkapan juga dengan cuma-cuma alias gratis ^_^

Dan walau yang datang tidak terlalu banyak, serta yang datangpun akhwat semua tapi alhamdulillah semuanya lancar. Namun meskipun diadakan hingga mendekati jam 11 siang tetap saja masih terasa kurang karena memang untuk mempelajari CorelDraw dari awal dibutuhkan waktu yang tidak sedikit. Untuk itu insya Allah pelatihan sejenis akan diadakan kembali.

Selain itu pula saya masih dirisaukan perihal satu ilmu lagi. Yaitu pembuatan web beserta pernak perniknya. Mudah mudahan dikemudian hari bisa juga melaksanakan pelatihan serupa namun dengan tema pembuatan web. ^_^
okeh
Read On 2 comments

Bila pujangga kehilangan kata

3:07 AM
Bila pujangga kehilangan kata
Bak dunia berubah warna
Masa lalu tak lagi bercerita
Perihal apa serta siapa

Bila pujangga mati karya
Maka makna enggan bersuara
Tergari dalam bui sunyi
Tenggelam dalam lautan diam

Bila pujangga lelah bersastra
Kabar berita tanpa rasa
Duka lara tak sanggup berbahasa
Sebagaimana cinta urung membahana

Bila pujangga kehilangan kata
Lalu siapa dia?

(buat penyuka sastra, kasi komen tuk karya saya ini di sini yah http://www.kemudian.com/node/237058)

Read On 2 comments

Amal yang lebih lezat dari coklat

6:40 AM
APAKAH ANDA YAKIN BAHWA PADA TANGGAL 1 SYAWAL INI ANDA SUDAH KEMBALI FITRI?

Jika pertanyaan itu diajukan kepada anda sekarang, maka apa yang akan anda jawab?

Jika jawaban anda adalah keraguan atau bahkan yakin bahwa anda tidak kembali fitri karena beberapa alasan maka mari kita bicara sedikit tentang beberapa hal di sini.

Hari Idul Fitri merupakan hari penuh kemuliaan. Di dalamnya berlimpah rahmat dan ampunan hingga membanjiri bumi. Banyak pula amalan amalan yang disunnahkan ketika itu. Mulai dari puji pujian, lalu sholat akbar di kala waktu dhuha hingga silaturahim maaf memaafkan.

Namun adapula sebuah amalan yang terkesan ringan dan acapkali dilupakan namun memiliki makna mendalam dan berefek luarbiasa. Yang memperparah keadaan malah sebagian dari kaum muslimin tidak mengetahui amalan ini. Bukan sebab tidak tau karena ia sudah sering disebut dan dipaparkan. Amalan yang saya maksud adalah husnudzon, atau berprasangka baik. Berprasangka baik pada dua sisi.

Setidaknya anda mampu berprasangka baik pada Allah swt dan pada diri sendiri. Ia adalah Yang Maha Pengampun, Ia pula Yang Maha Pemurah, segala apa yang dikerjaan manusia akan diampuni kecuali ketidak setiaannya (syirik). Kita pun telah mengenal 97 nama Allah yang lain, maka tentu tidak akan sangsi akan kebesaran-Nya.

Dengan meyakini ke-Maha Pengampunan-Nya maka andapun hendaknya yakin bahwa ia akan mengampuni setiap hamba karena ia juga Maha Pengasih, Maha Penyayang serta Maha Pemurah. Lalu tentu kitapun termasuk dalam golongan orang-orang yang diampuni itu, selama tidak terdapat debu syirik dan kesombongan yang mengotori. Lalu ada baiknya pula jika kita mengingat bahwa Allah adalah sesuai prasangka hamba-Nya. Dengan mengingat itu mungkin akan dapat membantu kita untuk berprasangka baik.

Dan bila sekali lagi ditanyakan,

APAKAH ANDA YAKIN BAHWA PADA TANGGAL 1 SYAWAL INI ANDA SUDAH KEMBALI FITRI?

Cobalah untuk menjawab bahwa anda yakin, kemudian yakini jawaban tersebut. jika anda melakukannya tentu anda akan merasakan sesuatu yang berbeda. Sesuatu yang indah dan damai. Dan pada gilirannya, keyakinan itu akan melahirkan amal amal baru yang membawa perubahan besar pada diri anda.

Cobalah melakukannya sekarang dan tentu anda dapat merasakan bahwa benar amalan ini sungguh nikmat, tidak dapat dibandingkan dengan nikmatnya coklat ^_^

note : masih kurang sreg, mungkin bakal ada yang ditambah dan dikurangi dalam tulisan ini, tapi buru buru diterbitkan takut kehilangan momen ^_^

Read On 2 comments

Rasa Khas Kebaikan

8:02 PM
Ciri yang melekat dari dulu hingga sekarang pada jalan yang benar, dan bahkan akan terus melekat padanya hingga akhir masa adalah cobaan yang berat. Berbagai cobaan akan terus mendampingi bagi siapa saja yang berjalan melalui jalur nan mulia ini. Tak perduli siapa anda -karena ini adalah sunnatullah- maka anda pasti menemuinya, mengenal rasa perihnya dan akan menundukkannya jika anda bersabar dan dapat terus sabar dalam kesabaran.

Lalu jika anda lupa maka anda dapat segera saja tau dengan merasakan cobaan-cobaan itu. Jikalau anda masih bergelut dengan cobaan yang mendera, yang bahkan menguras begitu banyak sumber daya maka bisa jadi anda masih berjalan pada jalan yang benar. Namun jika saja cobaan itu tidak lagi anda rasakan setiap detiknya, dan bahkan telah digantikan dengan sedikit kesenangan yang berulang, atau justru mewujud limpahan kenikmatan dunia yang anda gandrungi, ada baiknya untuk mulai mengontrospeksi. Karena satu hal yang pasti, bahwa jalan menuju akhir yang baik tiada dihiasi kecuali dengan aral berduri. Dan jalan yang diliputi kemudahan serta kesenangan selalu berujung pada kesudahan yang buruk.

Amal yang kecil akan dikelilingi dengan cobaan cobaan yang tidak terlalu besar, hingga banyak pula manusia manusia yang mampu melakukannya. Akan tetapi sebagian manusia tidak mencukupkan diri dengan hal hal kecil seperti itu. Maka –walaupun diselimuti dengan rasa takut yang tidak mudah diatasi- mereka tetap maju tanpa ragu menghadapi berbagai cobaan yang bahkan dengan mendengarnya saja sudah cukup membuat orang orang kerdil berbalik arah.

Dan kita sebagai orang yang senantiasa bercita-cita menjadi bagian dari shaf para mujahid, hendaknya tidak menggolongkan diri ke dalam golongan orang orang kerdil itu. Ambillah baju zirah lalu maju tanpa ragu walau rasa takut teramat sering menggoda dan mengajak untuk mencari jalan lain yang terlihat lebih mudah dilalui. Jangan menyia-nyiakan raga ini hingga menjauh dari luka-luka bahkan tebasan pedang sekalipun. Debu dan keringat bukanlah hal yang patut membuat lidah yang selalu melantunkan ayat-ayat suci, berubah menjadi lidah yang berkeluh kesah.

Wahai saudaraku seiman, mari kita berbaris pada shaf terdepan dan takut berada pada shaf belakang. Mari kita berlomba membuat karya besar di hadapan Robbul Alamin, dan mari kita berlomba mengejar syurgaNya.


Read On 1 comments

satu september

4:53 PM
Tepat tanggal 26 Dzulhijjah 1406H lahirlah seorang anak yang mendapat curahan kasih sayang berlimpah dari orang orang di sekitarnya. Senin yang dingin pada sebuah dataran tinggi yang tenang merupakan hari yang bersejarah buat keluarga besar Ali bin Ali. Karena pada hari itu telah lahir anggota keluarga baru yang mencukupkan bilangan keluarga hingga menjadi lima bersaudara.

Dan kemarin Selasa, 1 september 2009 adalah hari jadi dari si bungsu bila dihitung dengan kalender matahari. Ini berarti si bungsu telah menginjak usia ke dua puluh tiga tahun dan ia mendapat cukup banyak ucapan selamat dari orang orang di sekitarnya.
Diantaranya ada beberapa yang dianggap cukup “berbeda” untuk ditampilkan di sini :

Assalmualaikum..
I don't wanna say hppy Birthdy 2 U,it's not our Islmic culture,right?!
but I just wanna say..
All best wishes 4 U..
Always be a gud moeslm.
(sederhana tapi sarat hikmah – sohib sejak smp)

Bertambahnya usia adlah prtanda bhwa kita smkin dkat dgn btas akhir khidupn kita. Mdh2an semakin bijak dlm mnjalani hdup ini dn tetap istiqomah dlm kebaikan. Allah yubarik fik ya akhi. Ttd semua pengurus LSK.
(dari pak bos LSK)

Med miLad ya bg.
Mg2 aLLah makin bnyk ngLimpahN rizki na,d beri kshatN. . .
(binaan pertama yang ngasi slamat)

Otanjoobi omedetoo gozaimasu.. Slmt menempuh perjalanan sukses!
(ngga ngerti maksudnya – seorang kakak yg sering memberi nasihat bermanfaat)

AsLm. .
Met miLad bg kanada. . .
"jazakallah" bwt smua motivasiny. .t'utama motivasi menulisny. . .tp afwan motivasi bisnisny blm djLnkn. .he. .
Smgt bg!
(semoga bliau jadi penulis besar – adek kelas)

Bertambah usia diiringi berkurangnya umur mudah-mudahan semakin profesional menjadi khalifah di muka bumi dalam perjalanan menemui-Nya....
(amin ya robbal alamin, doa yang bagus – rekan bisnis)

happy b'day yaw!!!moga pjg umur...sehat selalu...dan yang pasti semoga di usia sis yg ke 30 ini sis bise secepatnya dpt gelar sarjana n cepat married!!!!bukaaaan apeeee.....takut ntr ketua'an bah meeeeettttt!!!!
(dubrak, ini yang paling aneh tp dikirim hampir tepat jam 12 teng - teman kantor)

Dan ada beberapa media lain, bertemu langsung dan sms yang "teramat spesial" tapi bingung kalo ditampilkan disini ^_^

Akan tetapi dibalik segala ucapan dan berbagai kegembiraan yang telah dianugerahkan, selalu Allah selipkan hikmah yang bahkan lebih bermakna dari segala ucapan dan kegembiraan itu sendiri. Sesungguhnya setiap tetes nikmat yang diterima akan semakin membuat bahu dan tengkuk ini rendah. Dagupun tak pantas meninggi.

Ya Allah, Bahkan sujudpun tak akan memuaskan inginku untuk menghaturkan sembah yang begitu dalam kepada Engkau, Robb Semesta Cipta sebagai wujud syukur atas limpahan nikmat yang tercurah yang tak terhitung

Dan terakhir ada sebuah ucapan dari akhi yang cukup baik jika disampaikan disini

Semoga dengan perjalanan waktu ini banyak hal yang telah kita ukir dan wujudkan dalam kehidupan guna persiapan masa sesudah hidup.. Keep istiqomah dlm dien ini bg...

Amin ya Robbal Aalamin.

Read On 3 comments

Asal Usul Trah Kurniawan

3:41 PM
Ali bin Ali memiliki sejarah keturunan yang berharga. Ali adalah anak dari Ali, ayahnya adalah seorang pejuang yang dihormati di daerahnya. Berperan aktif dalam jihad melawan penjajahan dan telah memberi sumbangsih yang besar walau namanya tak tersurat dalam buku sejarah manapun. Nama beliau memang tidak begitu dikenal. Dahulu beliau adalah anggota dari kelompok telik sandi para pejuang mujahidin yang bekerja secara sembunyi sembunyi mencari dan mengabar berbagai informasi. Dan hingga kini sejarah perjuangan hidup beliau tetap abadi dalam silsilah keturunannya. Diceritakan dari generasi ke generasi dan dihormati.


Sedang Ali sendiri adalah anak yang ditempa dengan keras oleh kedua orang tuanya. Ia tumbuh dengan baik dalam lingkungan Islamy dan bangkit sebagai orang pertama dari generasinya yang menjadi golongan terpelajar di bumi tempat ia dilahirkan. Sikap keras yang diwarisi dari sang ayah telah membentuknya menjadi pribadi yang kuat dan menjadi pejuang bagi agamanya. Kualitas pendidikan yang dibarengi dengan tekad kuat menuntut ilmu telah mengantarkannya menjadi satu dari dua orang asal borneo bagian barat yang meraih kesempatan belajar di negeri yang menjadikan bunga tulip sebagai lambang negerinya.

Walau begitu berbagai rintanganpun tak luput dari darinya. Kemauan keras menyebar ilmu untuk kaum muslimin di daerah terpencil telah membawanya pada rintangan yang tidak sederhana. Prestasinya mendidik sejumlah besar guru dari golongan kaum muslimin menjadikannya mendapat banyak musuh hingga akhirnya ia mesti angkat kaki dari kota yang terletak di tengah-tengah Borneo Barat itu.

Begitulah sekelumit dari kisah hidup Ali bin Ali. Dan dari garis keturunan inilah lahir seorang bernama Kanada Kurniawan.

Pelajarilah sejarah maka engkau akan menuai hikmah. Jadilah seorang Abu Bakar yang bahkan musuhpun harus bertanya kepadanya jika ingin mengetahui lebih jauh mengenai sejarah serta silsilah keluarga mereka.

Read On 3 comments

Pidato Rasulullah Menyambut Datangnya Ramadhan

3:44 AM
Wahai manusia!
Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan do’a-do’amu diijabah.
Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membim-bingmu untuk melakukan shaum dan membaca kitabnya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedakahlah kepada kaum fuqoro dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persau-daraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.

Pidato Rasulullah Menyambut Datangnya RamadhanKasihanilah anak-anak yatim, niscaya dikasihani manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdo’a pada waktu shalatmu, karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah azza wa jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab meraka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan do’a mereka ketika mereka ber-do’a kepada-Nya.

Wahai manusia!

Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah, Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengadzab orang-orang yang shalat dan bersujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbul ‘alamin.

Wahai manusia!

Barangsiapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebas-kan seorang budak dan dia diberi ampunan atas do-sa-dosa yang lalu.

Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah ti-daklah kami semua mampu berbuat demikian.” Rasulullah meneruskan: jagalah dirimu dari api nera-ka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah di-rimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.

Wahai manusia!

Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini akan berhasil melewati sirathul mustaqim pada hari ketika kaki-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanan-nya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat.

Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia ber-jumpa dengan-Nya. Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Alllah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa menyam-bungkan tali persaudaraan (silaturrahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.

Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia akan berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunnah di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardhu baginya ganjarann seperti melakukan 70 shalat fardhu di bulan lain.

Barangsipa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangnnya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat al-Qur’an, ganjarannya sama dengan mengkhatamkan al-Qur’an pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia!

Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagi-mu, maka mintalah kepada Rabbmu agar tidak per-nah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu.

Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tidak lagi pernah menguasaimu. Amirul Mukminin berkata: “Aku berdiri dan berkata: Ya Rasullullah apa amal yang paling utama di bulan ini? jawab Nabi: Ya Abal Hasan amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah.”

Read On 1 comments

Aku Cemburu

5:00 PM
Doh hari ini dibuat begitu cemburu oleh seorang akhwat. Rasa cemburu yang muncul tiba tiba ini terngiang lalu seakan enggan beranjak dari fikiran. Sebagaimana rasa cemburu umumnya, cemburu yang satu ini juga lahir dari kecintaan (amiiin semoga Allah merahmati) dan tentu juga melahirkan gelora yang dahsyat pada akhirnya.

Ini berawal “mungkin” dari seorang akhwat. Yah memang belum pasti, tapi kira-kira ia adalah seorang akhwat karena rasanya agak muskil kalau pemilik suara yang semacam itu adalah seorang ikhwan (^_^). Serangkai kata kata melukiskan kondisi jiwa yang sarat nilai dan ketinggian makna. Dan dari kata kata itulah kecemburuan ini tumbuh.


Saya tidak mengetahui nama beliau terlebih lagi melihat wajahnya, namun mungkin masih dapat mengenali lewat suaranya sebab kata katanya memang sulit dilupakan. Singkat dan padat, kira kira isinya seperti ini :

Bahkan sujudpun tak akan memuaskan keinginan untuk menghaturkan sembah yang begitu dalam kepada Robb Semesta Cipta sebagai wujud syukur atas limpahan nikmat yang tercurah yang tak terhitung jumlahnya

Jadi ingat Dian Sastro hehehe, dubrak. Bukan apa apa, tapi memang kata-kata di atas begitu mirip dengan sesajak yang dibawakan oleh artis tersebut dalam sebuah lagu nasyid berjudul Alhamdulillah.

Sungguh kata kata yang luar biasa membuat saya terkagum kagum dan akhirnya cemburu kepada siapapun yang mengucapkannya. Serangkai ungkapan rasa hati di atas adalah perwujudan dari pengenalan seseorang terhadap Robb dan dirinya sendiri. Mungkin sebagian dari kita pernah merasakan hal yang sama dimana kita berada pada kondisi kesadaran penuh akan begitu kerdilnya diri kita di hadapan-Nya, begitu sombongnya kita terhadap segala kebesaran-Nya, serta sangat kecilnya segala amal kita dibanding limpahan rahmat-Nya. Begitu nikmat, sebuah perasaan yang benar benar menenangkan dan mampu mewujudkan ghiroh (kecemburuan) yang dalam, yang berujung pada pengejawantahan segala seruan-Nya.

Seandainya kita dapat lebih sering saling mengingatkan akan semua itu pastilah hati ini semakin tenang (^_^). Yups semoga saja tulisan ini juga biasa jadi pengingat bagi saya pribadi dan para pembaca tentunya.

Read On 2 comments

Wardah nan indah

10:04 AM
Wardah adalah kata yang spesial. Setiap kali mendengarnya mungkin kita akan segera saja membayangkan keindahannya, kelopaknya yang tersusun rapi, warna merahnya yang begitu menarik bahkan harumnya yang sungguh mempesona. Wardah adalah kata yang berasal bahasa arab. Lebih dari itu adalah salah satu kata dalam bahasa paling mulia, bahasa Al Quran yang berarti mawar. Bukan sembarang mawar melainkan mawar merah yang spesial. Dan jadi sangat berarti bagi siapapun yang ditakdirkan memiliki nama seindah ini. Seperti salah satu manager LSK sekarang :)


Pada sisi yang agak jauh berbeda, cukup banyak orang yang mengartikan mawar merah sebagai lambang cinta. Sebagian besar penyebabnya tentu terkait dengan riwayat aneh kematian pendeta Valentine yang menurut saya sangat jauh dari kemuliaan. Yang lalu menjadi menyedihkan ketika cinta yang dimaksud bukanlah cinta mulia yang telah diajarkan oleh Rosululloh melainkan cinta jenis lain yang bertolak belakang.

Dengan mengesampingkan makna cinta yang tak jelas itu mari kita tilik lebih dalam perihal arti kata spesial ini. Bagi anda yang sangat senang dengan Al Quran mungkin sudah bisa menebak tentang wardah yang saya maksud. Jika saya tidak salah kata ini hanya satu kali disebut dalam Al Quran. Dalam sebuah surah yang penuh cinta dan air mata. Surah yang membuat tangis tersedu dan membuat cinta dapat begitu menggebu. Kata wardah disini sungguh menarik karena juga berkaitan erat dengan fisika. Sebuah penggambaran tak terbantahkan bersifat sangat fisik dan gamblang.

#sŒÎ*sù ÏM¤)t±S$# âä!$yJ¡¡9$# ôMtR%s3sù ZoyŠöur Èb$ydÏd9$$x.

Maka apabila langit Telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.


Kata wardah disini digunakan sebagai penggambaran untuk kejadian luar biasa yang kelak pasti akan terjadi. Kejadian yang merenggut apa saja yang bernyawa lalu hanya menyisakan Robb segala sesuatu yang tak terikat akan semua itu. Penggambaran yang terbukti secara ilmiah ini pastilah akan mampu membuat setiap hati merasakan kebesaran Robbnya. Tak terkecuali hati yang tak berTuhan sekalipun apabila hati itu masih hidup. Dan kemudian anda akan menangis jika terus melanjutkan membaca ayat ayat berikutnya.

Demikianlah kata wardah telah mengabarkan kepada kita tentang begitu apiknya akhir masa kelak. Berita tentang kiamat ini benar benar telah membuat hati hati kita semakin takut dan harap. Peringatan yang disampaikan dengan elegan namun tanpa mengurangi sedikitpun substansinya. Maka akan menjadi sebuah pengingat yang baik bagi kita kepada pentingnya waktu dan dahsyatnya hari dimana tidak ada pertanyaan perihal dosa dosa.

(Tuhan) yang Maha pemurah,
Yang Telah mengajarkan Al Quran.
Dia menciptakan manusia.
Mengajarnya pandai berbicara.
Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.
Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada nya.
Dan Allah Telah meninggikan langit dan dia meletakkan neraca (keadilan).
Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.
Dan Tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
Dan Allah Telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya).
Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.
Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
Dan dia menciptakan jin dari nyala api.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya Kemudian bertemu,
Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dan kepunyaanNya lah bahtera-bahtera yang Tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadanya. setiap waktu dia dalam kesibukan.
Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?
Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu Hai manusia dan jin.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, Maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga Maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Maka apabila langit Telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Inilah neraka Jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.
Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air mendidih yang memuncak panasnya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua syurga.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,
Kedua syurga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang mengalir
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam kedua syurga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. dan buah-buahan di kedua syurga itu dapat (dipetik) dari dekat.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Dan selain dari dua syurga itu ada dua syurga lagi
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Kedua syurga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang memancar.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang baik- baik lagi cantik-cantik.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
Maha Agung nama Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan karunia.

Read On 3 comments

nyata-nyata cerita fiksi

9:42 AM
Ia pernah membaca dan mendengar nasehat mengenai hal yang ini. Pertama dari saudarinya berupa pesan singkat di Facebook yang berisi sebuah link. Dan selebihnya adalah canda-canda dari saudaranya yang walaupun ringan namun benar isinya. Dan hari ini, disela-sela obrolan hangat bersama seorang ikhwan dalam sebuah acara di lab fakultas ekonomi Tokyo lantai dua, Kunisada kembali mendapat nasehat yang datang bagai tanparan -mengutip istilah Manager Informasi LSK- tetap diwajahnya. Bukan sebagai nasehat langsung dari seseorang, melainkan ibarat nasehat langsung dari Pencipta orang-orang.

Kunisada kunisada. Kunisada yang pertama adalah nama keluarga, sedang Kunisada yang kedua adalah nama panggilan. Seperti layaknya orang Jepang, Kunisada tak memiliki nama tengah. Karena sama persis maka Kunisada Kunisada akan terlihat sungguh apik jika ditulis dalam huruf Kanji.

Obrolannya terhenti sesaat karena ia dan akh Romadhon –secara hampir bersamaan- menundukkan kepala dan bahu pertanda memberi penghormatan kepada seorang akhwat yang mau lewat. Namun beberapa detik setelah itu justru mereka mendengar sapaan yang begitu asing didengar.

“Salam Facebook”

Ya, memang sang akhwat mengucapkan kata-kata tersebut. Akh Romadhon hanya tersenyum dengan senyum khasnya ketika mendengar perkataan sang akhwat. Namun Kunisada benar benar terkejut, seperti terkejutnya ia ketika melihat Gerbang Merah terkunci pada hari pertamanya kuliah yang berarti “kau tak akan bisa masuk kali ini” beberapa tahun yang lalu. Seakan tak percaya ia lalu menanyakan nama sang akhwat kepada akh Romadhon karena ia tak sempat mengamati wajah akhwat itu.


Dengan sedikit penekanan Akh Romadhon Apdani yang memiliki nama asli Amane Adachi memberitahukan nama sang akhwat. Adachi justru tak percaya bahwa Kunisada tak mengenal akhwat itu, tapi ia urungkan niat untuk menjelaskan lebih lanjut karena masih sibuk dengan apa yang dipikirkannya. Akhwat tersebut adalah kakak kelasnya yang seingatnya tidak pernah menegur selain dengan salam -Assalamualaikum- dan atau langsung menyebut namanya. Tetapi kenapa kali ini beliau justru menegurnya dengan kata “Salam Facebook”? Pertanyaan itu terus terngiang di kepala Kunisada.

Pikirannya terus berkutat akan hal tersebut sampai ia turun ke lantai dasar gedung berlantai banyak itu. Dengan berjalan kaki ia menyusuri bundaran Facultas ekonomi yang tepat berada di samping gedung General Library yang besarnya melebihi gedung fakultas tempat diadakannya acara seminar Financial Revolution yang baru saja ia ikuti. Kusinada mulai mencari-cari jawaban dari pertanyaan “kenapa” yang dari tadi berusaha dipecahkannya sambil terus berjalan lurus bersama Adachi. Tanpa disadari ia sekarang telah berada di depan bangunan berwarna merah berupa pintu gerbang ala Jepang yang biasa dikenal dengan nama The Red Gate University of Tokyo. Kusinada terbengong bengong sejenak tidak sadar akan posisinya sekarang.


Namun tentu saja ia langsung sadar kembali begitu dikejutkan dengan cara spektakuler oleh Adachi yang membuatnya terlonjak gelagapan. Pikirannya masih tak bisa lepas dari pertanyaan itu. Ini menjadi masalah yang tidak sepele karena ia tau bahwa –baik sengaja ataupun tidak- panggilan tersebut telah menterjemahkan kondisi dirinya saat ini. Ia ingat betul bahwa

“Seseorang akan dikenal dengan apa yang biasa ia lakukan, yang biasa bersedekah akan dikenal dengan sedekahnya, yang biasa menolong akan dikenal dengan pertolongannya”

Lalu apakah ini berarti bahwa ia, Kunisada mulai dikenal dengan kegemarannya mengakses situs jejaring sosial itu?



gambar :
http://fukutake.iii.u-tokyo.ac.jp/english/images/fclt_ne-akamon-01b.png
http://www.e.u-tokyo.ac.jp/utipe/images/map.gif
Read On 3 comments

menyesal

6:36 AM
Astagfirullah hari ini dah ngelanggar SOP pribadi …………………….
Read On 3 comments

Kesetiaanku

11:32 AM
Halah bingung cari judul yang tepat. Yang jelas ni perkara penting jadi rela ngelembur buat nulis artikel ini, khawatir kalo ditunda-tunda keburu pindah alam nantinya.
Bicara tentang kesetiaan bakal ngga terlalu jauh ama sahabat yang satu ini. Bliau dipilih langsung oleh Rosululloh untuk suatu tugas penting karena kesetiaannya yang telah teruji dan terbukti, Lanjutkan…! ^_^

Tugas itu adalah menemani Rosul untuk berhijrah. Dialah Abu Bakar Ash Siddiq orang yang timbangan keimanannya sendiri lebih berat daripada timbangan keimanan seluruh umat islam jika disatukan. Seorang pembesar yang memiliki keilmuan mendalam tentang seluk beluk silsilah keluarga di jazirah arab ini diakui memang memiliki kesetiaan yang paling tinggi. Dan dari kesetiaan ini pulalah bliau mendapat gelarnya.



Atau dalam dunia kontemporer mungkin pernah mendengar tentang sebuah Kota bernama Santa Ana di California yang merupakan rumah bagi ratusan penduduk asli Kamboja, sebuah kelompok masyarakat yang tiba sekitar 30 tahun silam setelah menyelamatkan diri dari wilayah Khmer Rouge. Ini juga merupakan bukti dari sebuah kesetiaan. Kesetian mereka terhadap Islam hingga harus terusir dari negeri mereka sendiri.

Dua cerita di atas barulah setitik dari luasnya samudra kisah yang telah ditorehkan dalam sejarah perihal kesetiaan seorang muslim. Dan dari sini kita dapat mengambil hikmah betapa kesetiaan itu akan selalu beriringan dengan kehormatan dan balasan yang berlipat ganda. Maka dari itu adalah penting bagi kita untuk mengasah kesetiaan ini, menguatkannya dan terus meningkatkannya agar dapat berdiri tegap ketika datang terpaan badai fitnah yang pasti adanya.

lambang kesetiaan

Bolehlah kiranya sekarang, kita sedikit melihat sejarah kelam kesetiaan yang tercabik setelah melihat torehan kemuliaan kesetiaan yang kokoh di atas. Mari kita kembali mengingat sebuah pembicaraan antara serang murid kepada guru tentang itikadnya untuk mengundurkan diri dari amanah yang diembannya selama ini. Sang guru diam dan mendengarkan lalu menjawab hanya beberapa patah kata saja. Dan lantas masalah itu pun terkuak dengan sendirinya. Imam Syahid membiarkan al akh tersebut meninggalkan barisan dakwah karena pertukaran yang dilakukannya sendiri dengan jabatan sebagai menteri dalam kabinet pemerintahan negara Mesir yang telah jelas-jelas menentang dakwah Islam.

Atau sedikit maju kedepan disaat pemberangusan para mujahid secara besar besaran. Mereka dibantai atau dipenjarakan. Itulah sejarah pekat sarat kehinaan bercerita tentang penghianatan seorang anggota pasukan khusus Ikhwanul Muslimin. Yang bahkan tidak seorangpun meragukan kesetiaannya namun seperti mimpi justru berbalik dan menikam dari belakang. Ia membantai barisan para qiyadah dan memenjarakan sebagian besar yang lain hingga tidak ada tempat berbaring di dalam penjara Mesir dikarenakan penuh sesak oleh ramainya orang yang saling berdesakan.

Dan kemudian satu fakta lagi yang benar benar baru saja terjadi yang mungkin sebagian dari kita juga telah mendengar kabarnya adalah pertukaran antara amanah dengan uang sebesar 100 juta ditambah dengan sebuah mobil. Seorang dengan kualitas yang amat dipercaya dapat terperdaya oleh harta. Dan itulah namanya dunia, begitu hijau dan menggiurkan
Fakta fakta itu begitu menyentak hati dan menyakitkan. Sebuah ironi bahkan lebih menyerupai kepandiran. Betapa kesetiaan itu dapat mahal hingga tak ternilai atau menjadi murah hingga tak berharga.

Dan bagi kita wajiblah untuk berlindung dari segala fitnah penghianatan. Segera lakukan pembenahan di sana sini. Tancapkan pondasi kesetian pada ranah yang benar. Jaga terus kekokohannya dengan sering sering dipantau dan atau berucap janji setia di depan Pencipta Kesetiaan.

Lalu jika ditanya berapa harga kesetiaanmu saat ini? Apakah seratus juta ditambah mobil sudah cukup pantas sebagai pertukaran. Lima ratus juta? Atau mungkin satu milyar mampu membelinya? Mengenai jawaban pasti akan hal itu tentu masing masing pribadi lebih paham. Akan tetapi sebuah pengajaran telah disampaikan bahwa kesetiaan kita terhadap Ad Din ini hanya sebanding dengan keridhoan beserta syurga Nya, maka cobalah untuk melakukan pertukaran yang lebih baik jika engkau bisa.
Read On 0 comments

Udah tahu, tapi sering lupa

11:23 PM
Pernahkan anda merasakan sebuah penurunan. Tidak perlu dijawab karena jawabannya adalah pasti, pasti pernah. Yups, semua manusia pasti pernah merasa penurunan setelah peningkatan karena hal itu adalah sunnatulloh. Nah yang menarik adalah metode pengelolaan penurunan itu agar tidak terlampau jauh dari keadaan sebelumnya lalu mengiringinya dengan peningkatan yang mampu melampaui atau setidaknya bisa berimbang dengan penurunan yang telah terjadi.

Lalu selanjutnya adalah, apakah yang menyebabkan penurunan tersebut? Mungkin anda berfikir bahwa ini merupakan pertanyaan dengan “seribu jawaban”. Atau setidaknya, ada banyak kemungkinan jawaban yang bisa diberikan. Nah untuk menyederhanakannya maka mari kita mencoba mencari cari sebuah kesimpulan dari pertanyaan tersebut ^_^

Dan sekarang ayo kembali mengingat sejarah kenabian yang telah kita hapal. Coba awali dengan kemunculan Islam, kemudian perjuangan rosululloh, berbagai cobaan yang mendera berbagai peperangan dan kemenangan. Kemudian rosululloh wafat hingga tampuk kepemimpinan beralih ke khulafaurrasyidin. Pembangkangan, penghianatan, kejayaan, perluasan besar besaran, perang saudara, kematian, dan tentu kemuliaan silih berganti mewarnai lembar sejarah itu. Selanjutnya Ad Din ini melaju melampaui jazirah arab menyeberang ke berbagai benua, mem-Islam-kan bumi ini. Kesatria-ksatria agama ini telah menorehkan kegemilangan yang dikagumi siapapun yang mengetahui kegemilangan tersebut, walau musuh sekalipun.

Nah dari perjalanan panjang Ad Din ini, ada semacam trend yang dapat kita lihat. Yaitu tentang penyebab kegemilangan yang berhasil diraih dan penurunan yang pernah dirasakan itu. Secara jelas sudah terlihat bahwa berbagai kegemilangan tersebut hadir dikarenakan Islam itu sendiri. Yaitu karena pada pejuangnya benar benar dekat kepada Robbnya. Mereka benar benar menjadikan Ad Din ini sebagai darah bagi kehidupan mereka. Mereka menjalankannya dengan total.

Dan jika pertanyaan “seribu jawaban” di atas kembali diajukan di sini maka bisa jadi pertanyaan itu menjadi pertanyaan “satu jawaban”. Yups, tepat sekali, bisa jadi penyebab penurunan itu cuma satu, dan kita sudah tau akan hal ini sebenarnya, yaitu semakin jauhnya kita dari Ad Din ini. ^_^
Read On 1 comments

HENGPONG - waduh afwan

3:46 AM
Wah barusan dapat sentilan dari seseorang perihal niru abis kata-kata beliau seenaknya.

Awalnya ngga ngeh sih tapi setelah dibaca komennya trus dipelajari ternyata memang benar juga. Dan wal hasil (pemborosan kata “dan”) saya pun mendapat tambahan ilmu baru. Nah biar lebih bermanfaat saya akan posting lagi di sini biar pembaca bisa meneguk kesegaran ilmunya juga. Insya Allah ngga pake diubah ubah karena langsung sumbernya yaitu ustsarwat.com

Berikut postingan singkat itu :

Assalammu''alaikum wr wb

Ust.Ahmad, saya ingin bertanya...
Pernah saya dengar jika Hak Cipta adalah milk Allah SWT. Apakah benar Hak Cipta hanya milik Allah SWT? Jika benar, bagaimana dengan para pembajak?
Syukron atas jawabannya..
jawaban

Assalamu ''alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Istilah ''Hak Cipta'' memang agak sedikit salah kaprah, sebab istilah ''cipta'' punya kesan kuat sebagai wilayah kekuasaan Allah SWT. Mungkin yang agak tepat malah istilah dalam bahasa Inggrisnya, yaitu ''copyright''.

Seharusnya terjemahnya menjadi ''hak untuk mengkopi, memperbanyak atau memproduksi secara massal, ''. Dan bukan hak untuk ''menciptakan'', karena penciptaan adalah hak Allah SWT. Manusia tentu saja tidak bisa mencipta.

Namun karena istilah ''hak mengkopi'' sangat aneh di telinga kita, maka untuk selanjutnya kita sebut saja dulu dengan bahasa aslinya, yaitu copyright. Dan copyright ini juga bukan ke balikan dari ''copyleft''.

Dasar Masyru''iyah

Kalau kita lihat dalam berbagai literatur fiqih klasik, rasanya sulit bagi kita untuk menemukannya. Barangkali karena ''urf di masa lalu belum lagi mengenal kekayaan dalam bentuk itu.

Seiring dengan ditemukannya mesin cetak yang bisa membuat copy secara massal, lalu diikuti dengan mesin-mesin pengganda lainnya, maka apa yang pernah ditulis, digagas atau ditemukan oleh seseoang tiba-tiba langsung menyebar ke berbagai tempat.

Sejak itulah muncul pihak-pihak yang bisa mendapatkan keuntungan berlipat hanya dengan menggandakan, sementara penulis aslinya malah tidak mendapat apa-apa, kecuali sekedar pengakuan.

Lalu ''urf berubah, sesuatu yang awalnya hanya sekedar kekayaan dalam bentuk maknawi, kemudian sudah berubah menjadi kekayaan dalam bentuk mali (harta). Inilah kemudian yang mendasari pada ulama di masa kontemporer untuk memasukkan copyright sebagai hak kekayaan harta.

Maka pada tanggal 10-15 Desember 1988, Majma` Al-Fiqh Al-Islami pada Muktamar kelima di Kuwait telah menetapkan bahwa copyright adalah bagian dari hak kekayaan seseorang. Berikut ini adalah terjemah dari keputusan tersebut:

Keputusan No. 43 (5/5)
tentang Hak-hak Maknawiyah

Majelis MAjma'' Fiqih Islami International dalam muktamar rutin kelimanya di Kuwait dari 1 s/d 6 Jumadil Ula 1409 H/ 10-15 Desember 1988 M, setelah mengkaji beberapa makalah dari para ulama dan para ahli tentang hak-hak maknawiyah, serta setelah mendengar diskusiyang terkait dengan hal itu,

Menetapkan sebagai berikut,

Pertama: nama usaha, merek dagang, logo dagang, karangan, dan penemuan, adalah termasuk hak-hak khusus bagi pemiliknya. Dan di masa sekarang ini telah bernilai sebagai harta kekayaan yang muktabar untuk menjadi pemasukan. Dan hak ini diakui oleh syariah, sehingga tidak dibenarkan untuk melanggarnya.

Kedua: dibenarkan untuk memperjual-belikan nama usaha, merek dagang, atau logo dagang itu, atau mempertukarkannya dengan imbalan harta, selama tidak ada gharar, penipuan dan kecurangan. Karena dianggap semua itu adalah hak harta benda.
Ketiga: hak atas tulisan, penemuan dan hasil penelitian terlindungi secara syariah, para pemiliknya punya hak untuk memperjual-belikannya, dan tidak dibenarkan untuk merampasnya.
* * *
Apa yang telah dijadikan keputusan oleh Institusi ini, sebelumnya juga telah menjadi pendapat Dr. Said Ramadhan Al-Buthi. Ulama besar Syiria insebelum juga telah menetapkan copyright sebagai bagian dari harta kekayaan milik seseorang yang wajib dihargai dan haram untuk diambil begitu saja.

Sehingga masalah copyright ini tidak bisa dianggap sepele, karena menyangkut kerugian harta pada diri orang lain.

Bahkan dalam syariat Islam, tidak dibedakan apakah hak itu milik muslim atau pun non muslim. Sebab Rasulullah SAW telah menjamin bahwa setiap muslim adalah seorang di mana orang lain akan selamat dari lisan dan tangannya.

Maksudnya, seorang muslim itu tidak akan merugikan orang lain, baik dengan mulutnya seperti fitnah, tuduhan, kedustaan, atau pun juga dari tangannya, seperti pencurian, perampokan dan juga menyabotan hak kekayaan intelektual.
Wallahu a''lam bishshawab, wassalamu ''alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Ahmad Sarwat, Lc

OK itu aja, semoga bermanfaat.
Read On 1 comments

Dapat Award

2:56 AM
alhamdulillah, blog ini dapat award pertamanya.

Sukron buat ukhti Dini yang udah memberikan award ini. Setelah melihat kriterianya, saya terkejut dan malu sendiri, waduh kok bisa saya yang kepilih. Tapi semoga saja award ini bisa jadi pengingat betapa pentingnya kita untuk bersikap care sama 'kelangsungan' hidup saudara kita (mengutik langsung istilah ukhti Dini). Setidaknya jangan pernah sungkan untuk berbagi dan saling mengingatkan, karena memang seperti itulah Ad Din ini.

Ad Din adalah nasihat


Ok sekali lagi sukron atas Thekupu Award nya ya ukhti Dini :D


Read On 0 comments

Hatiku Hatimu

5:30 AM
Kita telah berulang kali dikabari agar membiasakan diri untuk mempertajam kepekaan hati. Tidak dengan membicarakannya atau hal hal sejenis itu. Namun dengan menghindarkan dari berbagai perbuatan dosa yang mampu menutupi permukaan hati dengan bercak bercak hitam. Bercak bercak dosa tersebut akan menghalangi cahaya Allah untuk masuk ke dalam diri kita.

Ingatlah peringatan yang diberikan kepada kita bahwa sesungguhnya dosa dosa kecil itu sungguh melenakan. Walau tidak besar namun jika dilakukan berulang ulang maka akan berdampak mengejutkan. Jangan bertanya kapan anda akan terkejut. Karena saya rasa keterkejutan itu akan hadir kelak bukan di dunia ini. Tetapi muatan penting dari nasihat tersebut adalah agar kita senantiasa mengevaluasi diri, setiap detik waktu kita, setiap ragam tingkah kita.

Memang sekilas hal ini bukan perkara besar atau sering diremehkan. Maksud saya dengan diremehkan adalah didengarkan lalu tidak dilakukan. Atau melakukan dengan gencar pada satu waktu lalu meninggalkannya pada waktu yang lain. Terlihat remeh itulah tantangan sebenarnya dalam beramal. Dalam amal yaumiyah yang sudah umum dilakukan, kita dianjurkan untuk bermuhasabah diri setiap harinya. Lalu contoh dari Rosululloh berupa membiasakan diri dengan beristighfar adalah bentuk lain yang lebih dahsyat daripada itu. Dengan begini maka ada sebentuk anugerah berupa kebersihan hati seorang mukmin yang akan kita rasakan.


Hati yang didamba adalah hati yang bergetar ketika mendengar nama Illahnya. Lalu memiliki kekuatan yang sungguh besar untuk menghindarkan pemiliknya dari berbagai kebodohan yang biasa dilakukan oleh manusia. Hati ini tidak akan tinggal diam. Bahkan sebelum kita memasuki area abu abu, hati yang bersih akan mengingatkan dengan peringatan yang jelas. Apatah lagi bila kita bicara mengenai area yang jelas-jelas berwarna hitam. Benarkah ada yang tidak ingin memiliki hati selembut ini.

Tahukah anda bahwa dosa akan membawa kegelisahan? Sadari bila ada kegelisahan yang menghampiri maka bersegeralah untuk beristighfar dan mengevaluasi diri. Jangan mulai atau mencoba untuk mengabaikan kegelisahan ini. Adalah akhir yang buruk bila hati menjadi hati yang beku, menjadi keras dan tak mampu merasa. Berlindunglah kepada Allah agar dihindarkan dari malapetaka kebekuan hati.

Seorang mukmin memang memiliki ciri khas berupa hati yang lembut. Mereka mampu merasakan apa apa yang tidak mampu dirasakan oleh manusia lainnya. Dengan hati itu mereka lebih dekat kepada Robb mereka. Dan dengan hati itu pula mereka dimuliakan di dunia dan dimuliakan di akhirat.
Read On 0 comments

Mimpi Gue Nih

6:23 AM
“Tuliskan mimpimu dengan pensil dan berikan penghapusnya pada ALLAH…izinkan DIA menghapus bagian yang salah dan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih indah….”

Wow subhanallah tulisan ini begitu menginspirasi

Beberapa hari yang lalu saya berjanji kepada yang saya hormati Dini Haiti Zulfany untuk membahas kalimat di atas. Nah saya harap dengan postingan ini janji saya dapat tertunai dan tentunya dapat bermanfaat buat beliau serta buat pembaca yang laen.

Sejatinya saya sungguh sangat setuju dengan tulisan ini, namun memang ada yang dikhawatirkan khususnya perihal penghapus yang dimaksud dalam kalimat tersebut. Sebab akan sangat fatal jika mendefinisikan penghapus sebagai sebuah perintang atau kegagalan yang dialami. Bahkan apabila kegagalan tersebut terjadi berkali-kali. Karena justru jalan kebenaran adalah jalan penuh rintangan, dan tidak dapat disebut jalan kebenaran jika tidak terdapat rintangan dalam menjalaninya.


Maka, saya pribadi mengusulkan untuk mendefinisikan penghapus sebagai aturan Allah yaitu Al Quran dan Hadits. Nah dengan sangat pasti aturan Allah akan menghapus segala mimpi yang mampu diimpikan oleh seorang muslim jika memang tidak sesuai dengannya.

Sebuah mimpi (baca : cita-cita) harus dikejar dengan sekuat tenaga bahkan dengan nyawa sekalipun. Untuk itu kita tidak boleh sembarangan dalam menentukannya. Saya tidak perlu menjelaskan mimpi apa yang paling layak bagi seorang muslim karena saya yakin dengan pemahaman masing-masing anda dapat mendefinisikannya. Nah apabila dalam perjalanan terjadi suatu peristiwa yang sungguh di luar rencana, maka kita jangan sampai menjadi orang yang lemah yang berkata, “Wah ini memang kehendak Allah sebaiknya kita mencari mimpi yang lebih sesuai, ini ketentuanNya kita bisa berbuat apa”


Sebaliknya kita justru harus berkata, “saya tidak akan menyerah, mimpi saya harus terwujud”

Ya anda tidak salah baca, memang saya menulis kata “harus” disitu. Hal ini tidak akan menjadi hal yang benar jika anda tidak terlalu yakin akan kebenaran mimpi anda tersebut. Karena memang tidak terlalu pintar jika ada seseorang yang ragu akan kebenaran mimpi(sekali lagi baca : cita-cita)nya sendiri. Untuk itu adalah sebuah keharusan untuk membuat mimpi dengan landasan yang kuat dan tak tergoyahkan yaitu Al Quran dan Hadits.

Nah jika itu yang anda lakukan maka tidak akan ada lagi pernyataan dalam diri “wah kenapa banyak sekali rintangan, mungkin memang Allah tidak menginginkan saya mencapai mimpi ini”, sekali lagi pernyataan ini benar benar tidak pintar. Jangan sampai anda menyatakan pernyataan yang sama. Tidak ada kata henti atau pun sejenisnya bagi kebenaran. Jadi pastikan bahwa mimpi yang ingin anda capai tersebut adalah benar.

Memang kita harus menyediakan ruang bagi ketentuan Allah yang dengan pasti lebih baik bagi kita walaupun berbeda dengan perencanaan. Namun hal tersebut membuka ruang evaluasi ditataran perencanaan, bukan pada hal fundamental seperti pengganti arah perjalanan yaitu mimpi itu sendiri. Oleh karena itu entah kali keberapa saya mengingatkan ini kepada anda, “JANGAN SEMBARANGAN MEMBUAT MIMPI”, pastikan mimpi anda adalah benar adanya lalu perjuangkan hingga harus berkorban nyawa sekalipun bahkan lebih dari itu jika bisa. OK mungkin cuma ini yang bisa saya dituliskan sementara ini, mohon masukannya jika ada yang memiliki konsep yang berbeda.

Smangat Menggapai Mimpi ^_^
Read On 1 comments

Menulis gaya Big Fat Liar

7:12 AM
Stop, jangan tanya mengapa judulnya aneh sangat hehehe ^_^

Tahukah kamu suatu ciri yang pasti dimiliki oleh seorang muslim? Oke baiklah, memang banyak sih ciri seorang muslim, tapi maksud saya adalah ciri khas gitu lho, yang jika seorang muslim ngga memiliki ciri ini maka ke-muslim-annya bisa diragukan. Apa hayo?

Kalo ditransliterasi dari bahasa inggris maka jadinya adalah “onist” namun dalam bahasa kita adalah jujur. Wih jangan terkejut ya, memang bener banget kalo seseorang yang ngga memiliki sifat jujur dalam dirinya maka ia ngga bakal masuk golongan orang Islam. Nah udah tau kan kenapa judul artikelnya kek gitu?


Dubrak, masih blom tau juga?

Baiklah saya akan coba bersabar hehehe

Big Fat Liar adalah sebuah film yang di satu sisi bercerita tentang seorang lelaki berukuran kecil (baca : bocah) yang memiliki kemampuan berbohong luar biasa hingga mempu memanipulasi banyak hal. Namun disisi lain juga menceritakan betapa pentingnya sebuah kejujuran dan perjuangan untuk menghargainya.

Nah dari sini kita akan coba menerapkannya dalam trik menulis. Yaitu menulis dengan jujur. Memang terlihat sederhana, namun terkadang jadi sedikit menggoda untuk diabaikan. Kemampuan untuk menulis dengan jujur akan memberikan ruh pada setiap tulisan yang dihasilkan. Menjadikannya semakin bermakna mungkin dikarenakan keberkahan di dalamnya. Ini terkait erat dengan kemampuan seseorang menilai dirinya sendiri dan juga memberikan penghargaan terhadap diri pribadi. Dan tentu tidak diragukan akan berujung pada keimanan yang sangat mendasar seperti yang telah disampaikan sebelumnya.

Pernah membaca sebuah artikel yang ngga berasa? Nah bisa jadi tu artikel ditulis dengan setengah hati, ditulis dengan sembarangan atau malah ada sedikit ketidak jujuran di dalamnya. Ingatlah ketidak jujuran bak nila yang mencampuri susu. Ia akan merusaknya. So buat para menulis muslim mesti pandai pandai jaga diri dalam hal menuangkan makna dalam tulisan. Karena menurut pengalaman pribadi nih, adaaaaa aja godaan pada sudut sudut tertentu dalam tulisan untuk memberikan sedikit bumbu menyedap hehehe. Tapi percaya deh sedikit kekurangan dalam tulisan ngga akan jadi lebih baik jika dibumbui dengan ketidakjujuran, wokeh?

Emang sih ada istilah Deklarasi Kebodohan dalam seni menulis yang biasa terjadi pada penulis pemula seperti saya ini hehehe. Hal ini terjadi memang karena dangkalnya ilmu si penulis. Tapi menurut saya pribadi nyang seperti ini ngga boleh bikin kita surut semangat. Justru mestinya dijadiin pembelajaran, gitu toh? Bikin kita semakin giat menulis, semakin giat belajar agar ngga terus terusan bikin Deklarasi Kebodohan.

Jika kita menulis dengan jujur, maka tidak ada alasan untuk malu. Jika kita telah melakukan yang terbaik maka bukankah itu akan jadi hal yang bermanfaat untuk banyak orang? So ayo tingkatkan semangat menulismu dan berkaryalah untuk dirimu kemudian untuk orang lain.

Oke deh segini dulu, jangan terlalu panjang ntar males bacanya. ^_^
Read On 2 comments

Tinggalkan Pesanmu

Followers


The Fellowship of Blog

Recent Posts

Recent Comments